Ku Harapkan Penggantinya…..

MediaMuslim.InfoSungguh telah berlaku sunatullah pada hambaNya bahwa siapa yang memilih penderitaan di dunia daripada melakukan yang diharamkan, niscaya berakibat kebahagian yang sejati dan sempurna di dunia, seandainya pun ia mati karenanya, maka ia akan mendapatkan kemenangan yang agung. Alloh Subhanallohu wa Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan penderitaan hamba yang diniatkan untuk Nya. Dan siapa yang mengeluarkan sesuatu dari miliknya karena Alloh, niscaya Alloh menjaganya karenanya atau memberinya ganti yang lebih berharga daripadanya.

Sebagaimana Yusuf ‘Alaihissalam yang meninggalkan istri raja karena Alloh Subhanallohu wa Ta’ala dan lebih memilih penjara daripada berbuat keji, maka Alloh Subhanallohu wa Ta’ala menggantinya dengan kekuasaan di muka bumi, di mana saja ia kehendaki. Lalu, datanglah kepadanya wanita (yang dulu menggodanya) dengan segala kerelaan dan memelas, memintanya dengan penuh cinta untuk membina hubungan yang halal, lalu ia pun menikahinya.Ketika malam pertama, Yusuf ‘Alaihissalam berkata: “Ini lebih baik daripada apa yang dulu kamu kehendaki”.

Renungkanlah, bagaimana Alloh membalas atas sesaknya penjara dengan kekuasaan di muka bumi, menjadikannya berkuasa dimana saja ia kehendaki. Lalu Alloh Subhanallohu wa Ta’ala membuat hina sang raja dan permaisurinya. Sang permaisuri dan para bangsawan pun mengakui kesuciannya. Dan ini adalah sunnatullah untuk segenap hambaNya pada zaman dahulu dan sekarang bahkan hingga datang hari Pembalasan.

Dan ketika orang-orang mujahirin meninggalkan kampong halaman dan tanah air yang paling mereka cintai karena Alloh Subhanallohu wa Ta’ala maka Alloh memberikan ganti untuk mereka berupa penaklukan dunia, dan Alloh menjadikan mereka berkuasa di Timur dan Barat. Alloh Subhanallohu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Barangsiapa yang bertakwa kepada Alloh, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Ubay bin Ka’b rodhiyallahu anhu berkata: “Tidaklah seorang hamba meninggalkan sesuatu karena Alloh kecuali Alloh menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik daripadanya dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan tidaklah seorang hamba menganggap remeh hal yang diharamkan, sehingga ia mengambil yang tidak baik kecuali Alloh memberinya sesuatu yang lebih berat daripadanya”. (Diriwayatkan oleh Waki’ dalam Az-Zuhd. 2/635; Hanad, no.851; Abu Nu’aim dalam Al Hilyah, 1/253, dan sanad-nya laba’sa bih, -tidak mengapa-)

Atsar ini juga dikuatkan oleh hadits Az-Zuhri dari Salim dari ayahnya secara marfu’: “Tidaklah seorang hamba meninggalkan sesuatu karena Alloh, tidak ia tinggalkan kecuali karena Nya, niscaya Alloh menggantinya dengan yang lebih baik daripadanya dalam hal agama maupun dunianya” (Dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dalam Al Hilyah, 2/196).

Dari Abu Qotadah dan Abu Ad-Dahma’, keduanya sering melakukan perjalanan ke Baitullah, berkata: “Kami dating kepada seorang laki-laki dari penduduk Badui, lalu ia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam memegang tanganku, kemudian beliau mengajarkan kepadaku apa yang Alloh telah ajarkan kepadanya seraya bersabda: “Sesungguhnya tidaklah engkau tinggalkan sesuatu karena takut kepada Alloh, kecuali Alloh memberimu yang lebih baik daripadanya”.” (HR. Ahmad, 5/363 dengan sanad shahih, Al-Baihaqi, 5/335, Waki’ dalam Az-Zuhd serta Al-Qadha’I dalam Musnad-nya)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: